recommended :")

Rabu, 27 November 2013

Takut

Dilapangan ini, rasanya riuh renyah tawa kita masih nyaring terasa. Sudah berapa lama kita menjalani hubungan tanpa status ini ? kian hari rasanya kita semakin akrab. Pun, aku yang kian takut kehilangan seseorang yang belum pernah menjelaskan hubungan apa sebenarnya yang kita jalani sekarang. Tapi, Tuhan,,aku takut kehilangannya :'>

Minggu, 03 November 2013

untuk malaikatku :)

sudah aku jalani 18 tahun aku jalani kebahagiaan, entah lewat tangisan yang mengharu biru atau kesedihan yang tergores lewat rindu. 18 tahun sudah aku jalani perjalanan yang ditunjukkan lewat kekecewaan dan keringat hasil jerih payahku.18 tahun pula emosiku terpahat oleh lingkungan yang selalu ada, entah dikala tekanan datang atau sanjungan yang menyilaukan.

tahukah bahwasannya aku takkan bisa menjadi seperti ini tanpa hadirmu ? tanpa semua hardikmu, nadamu, candamu, dan omelanmu ? aku yang keras kepala tetap membangkang pada setiap keputusan yang kau ambil. pun dengan jalan hidupku kini yang pada akhirnya tetap pada jalan yang kau inginkan.Sadarkah bahwa dalam setiap keputusanmu ada batin yang harus kuperjuangkan? ada hati yang kadang berusaha keras untuk ikhlas menjalani semuanya, untuk tetap semangat berjuang menggapai asa yang kau inginkan? untuk menjadi ratu dalam hidupmu yang bisa selalu kau sanjung pada khalayak ? Tapi,.., aku lelah untuk menjadi sempurna, aku lelah dipandang tinggi orang, aku ingin menjadi yang sederhana, agar siapapun bisa hadir dalam hidupku, tidak melulu mereka yang merasa memiliki status dan standar sosial yang sama...aku lelah, Bu .

Sebelum beranjak kedalam dunia mimpi, aku selalu merenung, akan jadi apakah aku kelak? masihkah ada jalan yang bisa ku tempuh dengan inginku sendiri? aku takut ! aku takut menjadi durhaka. aku takut menjadi seseorang yang gagal dimatamu, aku takut tidak menjadi ratu dalam hidupmu lagi..maka, lagi dan lagi, kuurungkan niatku untuk mengukir jalan hidupku sendiri. kuurungkan mimpiku untuk menjadi seorang dokter gigi. Pun, ketika kakiku menginjakkan langkah ke sebuah rumah sakit gigi di Bandung, hatiku piluu, sakit. Air mata jatuh tanpa disadari. Padahal aku hanya melihat orang-orang sibuk dengan jas laboratorium putihnya itu. Aku hanya melihat keramah tamahan mereka menyambut para pasien, aku hanya mencium aroma rumah sakit gigi yang dari dulu  kukunjungi ketika masih duduk ditaman kanak-kanak, dan padahal, aku belum berbicara pada suster atau dokter gigi favoritku itu. Namun tetap, sakit hati menyambar didada, seolah ingin berkata Ohh God,That should be me, that should be my best part in my life , i wanna be a great dentist

Hari-hari pun terus berlalu, aku tetap berusaha menjadi ratu dalam hidupmu, berusaha menjadi titipan karunia yang indah dimatamu, berusaha tetap menjadi apa yang kau inginkan, sebaik mungkin kubisa . karena ku cinta kau, Ibu <3 

Minggu, 22 September 2013

untuk dia yang tak ingin kusebut lagi namanya







Kelas Bahasa Jerman


Tiba-tiba sakit itu terasa lagi . Dan lagi, ketika kubaca mentionmu di notificationku . Meskipun singkat dan kau membalas tweetitu untuk semua teman, yang pada saat itu namaku tertaut didalamnya. Antara rindu yang semerbak dan kecewa yang kutahan lama. Antara sayang yang tulus dan benci yang mulai kurasa. Antara cinta yang hingga kini tak beralasan , dan benci pula yang kini mendekapku tanpa alasan.

 Tapi memang beginilah keadaannya, rindu itu tidak  kenal waktu,tak kenal ruang. Benar-benar mendadak dan menyeruakkan lembaran lalu. Memory lalu. bagaimana 24bulan  itu kita lalui bersama :" bagaimana kita sama-sama berjuang dan akhirnya sama-sama mengakhiri.


Sudah 10 bulan.Sudah 10 bulan kita tidak jalan beriringan, 10bulan pandangan kita tidak tertuju satu sama lain.10 bulan kepalan kita tidak bersatu . 10 bulan sentuhan tangan lembutmu tak kurasakan menghapus setiap rintik air mata,tak kurasakan belaian manjakan rambutku. 10 bulan tak lagi ada punggung kecilmu yang terasa sangat luas ketika kubutuhkan untuk luapkan tangisku, punggug kecil yang selalu memapahku ketika kemenangan rindu mengalahkan egoku. Tapi entah mengapa bayangan kamu masih sangat jelas. Benak ini seperti membuat pikiran bahwa kita hanya berbataskan ruang.

Masihkan sayang ini dipertahankan ketika kamu sedang berbahagia dengan yang lain, sayang ? Jika kamu terlalu bodoh untuk meninggalkan 'kita' , bukankah aku harus lebih pintar utnuk melupakanmu ? Sadarkan aku bahwa aku hanya memuja masa lalu, sadarkan aku, bahwasannya aku hanya merindukan 'kita' . Tidak lebih. Mengapa tak lebih ? karena jika kumengingatmu, salit yang kurasa benci .


Minggu, 25 Agustus 2013

tentang pangeran berkacamata :">

Entah ini cinta atau sayang, yang jelas kamu selalu ada dibenakku. Memikirkan kamu membuatku merinding, debar jantung terasa lebih cepat , dada terasa aneh, entah sakit, entah bahagia . Yang pasti sesuatu telah terjadi, sesuatu telah berubah .

Hey ganteng ! bolehkah aku meminta kamu untuk terus tersenyum untukku ?Bolehkah kupinta raga dan hatimu untukku? Ingin rasanya menggenggam tanganmu ketika tanpa sengaja tangan kita berpapasan. Ingin rasanya memeluk erat ketika kaget tentang cara kamu membawa motor, bukan hanya memegang erat sweater kamu..bolehkah?

Tapi rasanya ini mimpi, kita belum lama dekat seperti ini, mana boleh menyipulkan aku dan kamu saling jatuh cinta ? Lalu apa yang sebenarnya sekarang aku rasakan ? mulai merindu, mulai mengintip rutinitas kamu, sayaang ! ah.. mana boleh aku memanggilmu demikian ? Pangeran berkacamata {}

Rindu.. tapi tak tahu harus bilang apa, harus bagaimana, dan layakkah untuk disampaikan ? Rindu itu terlalu kuat untuk kita yang belum pernah menjalin asmara dalam ikatan . Perasaan ini terlalu lancang untuk kamu yang nyatanya tak menyisipkan namaku dalam daftar prioritas keseharianmu .

Jika ada perasaan yang ingin kuhilangkan , mungkin merindukanmu akan kuhentikan. Tak mengapa jika perasaan ini terus bersemayam dalam hatiku, asalkan rindu ini tak kurasakan lagi .Terlalu tinggi mimpiku untuk inginkanmu, padahal hatikupun belum yakin dengan apa yang kurasa, pun denganmu yang nampaknya masih ingin bersama dengan kekasihmu dulu .

Jadi ingat masa indah dulu, kala dia-yang-tak-ingin-kusebut-namanya menemani tiap hariku, piluku, kesahku, ia tampung rapi . Tak lupa pelukan hangatnya yang menutupi isak tangisku . Dipeluknya hatiku tenang . Ah.. untuk apa aku mengingatnya lagi ? Ingatkan aku dengan ia yang sudah memiliki penggantiku . Bukankah sekarang giliranku ?

Dan sepertinya hari itu datang juga, tanda - tanda itu mulai bermunculan. kamu yang mulai menghilang . Tak ada lagi sapaan menghangatkan darimu , tak ada lagi obrolan panjang yang kita punya , dan tak ada lagi kamu yang hingga hari ini kuharapkan tetap ada. Sadarkah kamu, aku menginginkanmu? Ada kenyamanan yang tak kutemui kalimat yang pas untuk ku deskripsikannya

Mungkin kamu memilih ia kembali. Kembali merajut cinta yang pernah terhenti. Tak perlu mengulang dari awal jika masih bisa diperbaiki,kan ? Hih manisnyaa :) tapi.. bagaimana denganku? dengan perasaan ini ? dengan pilu ini ? dengan harapan ini ? Aku menyukai sang malam karena menyimpan kenangan kita :") namun kini, malam tak lagi bersahabat . Tiap malam aku harus berjuang melawan rindu ini. Meskipun ia yang akhirnya menang, dan menang lagi .

Senin, 08 Juli 2013

Regardless :')
















#np : Sadis by Afgan

Tersentak dan tersadarkan , ketika bulir itu bersikukuh ingin keluar. Pedihmu seperti merasuk ke sanubari . Layaknya jelmaan dirimu yang merasuk kedalam dada, pedihmu , pedihnya kurasa jelas . Amat jelas.

Hal bodoh macam apa yang bisa memisahkan kalian wahai sepasang cinta yang manis? terdiam, termenung, dan lumpuh seperti disambar petir disiang hari, kepedihan kalian kurasakan jelas. Mahluk macam apa aku yang ingin memasuki lingkaran itu ? Meskipun telah berakhir, namun tidak demikian dengan perasaan kalian kan ? Seperti serpihan kaca yang ingin kembali bersatu :''

Lalu...hey ! siapa aku ? adalah seseorang yang terbuai oleh halusinasi buatan. terlalu menganggap serius apapun yang kau lontarkan, yang kau perbuat. Yang tersenyum manis ketika pandangan hangatmu terjebak dalam pandanganku. Yang berusaha mengerti duniamu meski belum tentu kau melakukan hal serupa.Yang menunggu cemas kabarmu ketika tidak ada satu pesan singkatpun yang kau kirimkan, Yang malu-malu merapal doa ketika rindu mulai datang kala malam tiba. Dan yang menikmati semua tingkahmu yang kadang menjelma menjadi kekasih, kaka, dan teman dalam waktu bersamaan .

Salahkah jika angan ini terus menjadi ? bersamamu kini menjadi cambuk luar biasa ketika terlintas pikiran bahwa apakah dengan bersamamu kini hatimu kumiliki juga ?  siapakah yang akan kau pilih ketika ia datang kembali ? cukup layakkah aku bagimu ?


Minggu, 30 Juni 2013

Berbahagialah, sayang :">

hujan itu seperti terjangan air yang menyembuhkan, setidaknya untuk sementara. mungkin dengan hujan itu, dapat menutupi tetesan air mata yang menari-nari diantara hujan itu. Bersyukur ketika setidaknya ia dapat menutupi pilu ini.

Kadang, diam lebih baik daripada berbicara tapi tak seorangpun mengerti. Lebih baik mendengarkan dibanding didengarkan. Lebih baik berkorban daripada dikorbankan . Yakini bahwa dia akan membahagiakan kamu , yang mungkin tak bisa dirasakan ketika disampingku. Yakini pula bahwa sayang yang saya berikan itu tulus, dengan atau tanpa kamu tahu itu .

Sayang, tahukah kamu bahwa sayang yang aku punya lebih besar dari sahabatku itu ? Aku lebih lama mengenal kamu dibanding dia ! ingatkah kamu dengan seratus hari yang kita lewati bersama? waktu sepertinya iri dengan kita, sehingga mempercepat langkahnya untuk membuatmu menggantikanku dengan dia :" . Dia yang kupeluk dengan deruan air mata hebat ketika perpisahan itu harus kuterima, namun ia pula lah yang menggantikanku menggenggam tanganmu kini ..

Tapi tenanglah, aku takkan mengganggumu, biarkan pilu ini kutelan mentah-mentah . Berbahagialah sayang , senyumku kan terbang bersama kalian :)

doa LEBIH dari sekedar KATA

tak perlu cantik untuk mendapatkan kebahagiaan
tak perlu kaya untuk mendapatkan kebahagiaan

tak perlu berwajah putih dan cantik untuk mendapatkan seseorang yang kita mau
tak perlu bertubuh tinggi dan langsing untuk mendapatkan seseorang yang kita mau

kita nggak harus menjadi sempurna untuk mendapatkan yg kita mau,mendapatkan kebahagiaan dan seseorang yang kita mau,,
kita yang seperti ini adalah kita yang sempurna,,
indah tak perlu dibuat,karna indah ada di diri kita ,,
kebahagiaan akan muncul sendirinya tanpa perlu diundang,,

mungkin disaat kita kecewa bahagia tak kunjung datang kita marah,tapi apakah kita berfikir bahwa kebahagiaan menunggu untuk datang menghampiri disaat kita siap ?
tak perlu menjadi orang lain untuk menjadi sempurna,karna kita itu sempurna :)

percaya,dengan atau tidaknya kita bersama seseorang yang kita sayang itu merupakan suatu jalan yang telah direncanakan oleh Allah,,
yakinlah jika kita diberi kesempatan untuk bersamanya lagi berarti kita diberi sedikit perpanjangan waktu untuk merubah semua kesalahan kita,
namun,apabila kita tidak diberi waktu itu,Allah telah menyiapkan seseorang yang lebih baik segalanya dari dia yang selama ini kita puja :) aamiinn aamiinn aamiinn :)

Rabu, 26 Juni 2013

Bersamamu, rasanya seperti candu~ :"

Untuk kau yang hangat hatinya, yang manis budinya . Masihkah kau merasakan cinta padanya ? Pada ia yang menemanimu selama beberapa tahun kebelakang ? yang bisa membuatmu menangis tersedu ? yang membuatmu merasakan sakit itu ?

Bodohnya aku menganggap kamu bebas nuntuk diperjuangkan oleh siapapun. Ya, siapapun, termasuk aku . Tapi sayang, aku mengerti bagaimana rasanya orang yang kau cintai mencintai orang lain. Meskipun kenangan itu sudah kusimpan rapat, tapi melihatmu sekarang seperti ini, tak tega rasanya memaksakan kehendak. Meskipun ingin rasanya memilikimu, tapi apa dayaku ?

Aku hanya bisa membuatmu nyaman, pun ku tak tahu kau merasakan nyaman seperti yang aku rasakan setiap menerima semua pesan singkatmu , seperti kau yang menyejukkan perasaan ketika masalah kian mendera, pun ketika tidak diminta, kau selalu hadir menemani kesendirianku.

Namun, apakah aku pantas untuk menunggumu ? Untuk menunggu perasaanmu sama sepertiku? Tuhan..mungkinkah secepat ini? rasanya riskan untuk kamu merasakan hal yang sama, tapi bagaimana denganku? bersamamu, rasanya seperti candu ~ :"